Rabu, 20 Mei 2015

bolehkah aku menjadi bocah kecil lagi?

Kehidupan yang sesungguhnya baru saja dimulai. Ternyata kehidupan itu tidak semudah seperti anak kecil meminta permen, tidak semudah seperti aku menghapus air mata, tidak semudah seperti menelan minuman. Kehidupan yang sesungguhnya baru saja dimulai. Ternyata kehidupan itu sulit. Begitu sulitnya sampai tidak bisa dikiaskan. Aku tidak tahu sampai kapan kehidupan seperti ini berakhir. Rintangan yang begitu banyak, berat dan menghilangkan gairah hidupku sampai aku lupa bahwa itulah rencana dari Yang Maha Segalanya. Malam ini, setelah sujudku padaMu, setelah do’a yang ku panjatkan padaMu, setelah banyaknya air mata yang tumpah di pipiku, setelah melihat jam dinding yang begitu kencang berdetak, aku baru menyadari berapa banyaknya waktu yang ku buang dalam kelemahan ini. Kehidupan yang sesungguhnya baru saja dimulai. Entah kapan akan berakhir. 

 Bandung, sabtu 18 April 2015 21.33 WIB. 

Dalam kamarku dengan balutan mukena putih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar